Waingapu.Com-Jalur logistik udara di Kabupaten Sumba Timur terus dilirik sebagai sarana pengiriman material tambang. Namun upaya tersebut berhasil dicegah oleh petugas keamanan di Bandara Umbu Mehang Kunda (UMK) Waingapu.
Petugas Aviation Security menggagalkan pengiriman paket mencurigakan yang diduga berisi material mengandung emas melalui jasa ekspedisi.
Temuan tersebut terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang kiriman yang akan diberangkatkan melalui jalur udara.
Kepala Bandara Umbu Mehang Kunda, I Made Sutamayasa, kepadwa wartawan beberapa hari lalu mengatakan paket tersebut sempat tercatat dalam dokumen sebagai sampel untuk pengujian.
Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi, ditemukan adanya ketidaksesuaian dokumen.
“Karena dokumen pengirimannya tidak memenuhi persyaratan, barang tersebut tidak dapat diberangkatkan melalui penerbangan,” kata Made .
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan fisik terhadap isi paket tersebut.
Dalam pemeriksaan itu ditemukan material batuan bercampur tanah yang diduga merupakan bahan mentah tambang emas.
Kepala Seksi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara UMK, Feredo Pratama Bina, mengatakan total barang yang ditemukan mencapai tiga koli dengan berat sekitar 78 kilogram.
“Materialnya berupa batu dan tanah yang diduga mengandung mineral emas. Beratnya kurang lebih 78 kilogram,” ujarnya.
Setelah memastikan dokumen tidak memenuhi ketentuan, pihak bandara segera mengambil langkah pengamanan.
Petugas AVSEC kemudian berkoordinasi dengan aparat keamanan di bandara.
Selanjutnya paket tersebut diserahkan kepada penyidik di Polres Sumba Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.
Temuan ini memperlihatkan bahwa jalur udara mulai dimanfaatkan sebagai alternatif pengiriman material tambang dari daerah.(ion/ped)







