Merasa Tenang dan Terlindung, Diala Rade Bersyukur Menjadi Peserta JKN-KIS

oleh -48 views
Diala Rade

Waikabubak, Jamkesnews – Sedia payung sebelum hujan, peribahasa yang sesuai untuk kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Adanya program JKN-KIS berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program ini membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapatkan jaminan kesehatan. Diala Rade (47) warga Kabupaten Sumba Barat yang sangat bersyukur menjadi peserta program JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN-KIS. Rasanya tenang sudah bersiap dari awal. Walaupun tidak mengharapkan sakit, tetapi kita tidak tahu kapan kita sakit. Apalagi saya mempunyai 5 anak, sebagai orang tua pasti ada perasaan was-was kalau ada anak yang sakit. Dengan menjadi peserta Program JKN-KIS, saya bisa lebih tenang dan terlindungi”, ungkap Diala.

Baca Juga:  Polres Sumba Barat Siap Gelar Operasi Zebra 2018

Program JKN-KIS merupakan wujud kepedulian pemerintah berupa perlindungan kesehatan, agar peserta memperoleh manfaat perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada mereka yang telah membayar iuran. Dalam hal ini, iuran Diala dibayarkan oleh Pemerintah. Ia sekeluarga terdaftar sebagai peserta PBI sejak tahun 2017.

 “Puji Tuhan, saya sekeluarga dalam keadaan sehat selalu. Kami menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) sejak tahun 2017. Kalaupun nanti sewaktu-waktu ada anggota keluarga yang sakit, saya tidak perlu memikirkan tentang biaya yang harus dikeluarkan untuk berobat”, tutur Diala.

Lebih lanjut ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menghadirkan program JKN-KIS. Berkat program ini banyak tetangganya yang terbantu. Diala ikut senang melihat tetangganya yang dulunya hampir putus asa karena penyakitnya, sekarang sudah diberikan kesembuhan dan dapat menata kehidupannya kembali secara normal

Baca Juga:  Polisi Diiminta WALHI NTT Tangkap Oknum BPN Sumba Barat

“Awalnya banyak tetangga saya enggan untuk berobat dikarenakan takut terkena biaya yang mahal. Dengan menjadi peserta program JKN-KIS, akhirnya tetangga saya bisa mendapatkan pengobatan hingga tuntas. Tidak ada biaya sepeser pun yang harus dikeluarkan. Semuanya berkat program JKN-KIS.Terima kasih pemerintah Indonesia, terima kasih program JKN KIS. Semoga manfaat program JKN-KIS dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan pelayanan kesehatan pun semakin meningkat”, tutup Diala. (DM/kl)

Komentar