Pemkab Sumba Timur Digugat Frans Leba, Terkait Kepemilihan Tanah Eks Kantor Penerangan

oleh

Waingapu.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur digugat oleh keluarga Frans Leba terkait kepemilikan tanah yang di atasnya ada bangunan eks kantor Penerangan. Gugatan itu siap dihadapi Pemkab yang juga telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Sumba Timur sebagai pengacara negara. Demikian dikemukakan Umbu Ngadu Ndamu, Asisten 1 (satu) bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumba Timur.

“Yaa kami hadir di sini karena saya dalam kapasitas sebagai Asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat sebagai tergugat dua, juga hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika  (Kominfo) Kabupaten Sumba Timur sebagai tergugat satu. Yang pasti proses hukum kami hormati dan siap untuk mengikutinya,” jelas Umbu Ngadu Ndamu di pelataran kantor Pengadilan Negeri Waingapu, Senin (5/9/2022) siang lalu.

Baca Juga:  Sopir Angkot Aksi Damai Ke DPRD Sumtim

Keluarga Frans Leba melalui kuasa hukumnya, Agustinus Hanawil Padita and Partners itu juga menyatakan kesiapannya yang sama menjalani proses sidang terkait dengan gugatan yang mereka layangkan.

“Nanti kita akan infokan lebih lanjut terkait permasalahan ini. Tadi sidang ditunda hingga tanggal 12 September nanti karena dari pihak BPN juga dari kelurahan Kemala Putih tidak hadir,” tukas Agustinus.

Terpantau saat itu, Frans Leba bersama keluarganya didampingi kuasa hukumnya yang terdiri dari tiga orang. Sementara dari Asisten I Setda didampingi oleh Syane Tamu Ina, Kepala Dinas Kominfo Sumba Timur.  

Sidang yang awalnya dijadwalkan pukul 09:00 WITA itu molor dan baru dimulai pukul 11:00 WITA. Sidang dipimpin oleh Aline Oktavia Kurnia sebagai Ketua Majelis didampingi dua hakim angggota. Pasca membuka sidang di ruang Cakra, Ketua Majelis meminta penggugat untuk menunjukan surat kuasanya dan mempersilakan pihak tergugat untuk juga melihat surat kuasa dimaksud. (ion)

Baca Juga:  HIPMI Sumba Timur Dukung MUNAS dilaksanakan di Labuan Bajo

Komentar