Sebulan Lebih Terlaksana, Humba Merdeka Festival Tutup dengan Pesan Budaya dan Evaluasi

oleh
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani pose bersama sejumlah pimpinan OPD dan elemen yang terlibat dalam pelaksanaan THR (Foto: istimewa)

Di sisi lain, festival juga dinilai mampu mempertemukan kekuatan budaya dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pergerakan pedagang, UMKM, kuliner, pengrajin, seniman dan pelaku ekonomi kreatif menjadi bagian dari dampak yang terlihat selama Taman Hiburan Rakyat berlangsung.

“Masyarakat terhibur, UMKM bergerak, olahraga berkembang, seni dan budaya tetap hidup, dan persaudaraan semakin kuat,” tambahnya.

Yonathan berharap kolaborasi yang terbentuk selama festival dapat dilanjutkan setelah panggung kegiatan ditutup. Pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, seniman, atlet dan generasi muda diharapkan terus mengambil peran dalam mengembangkan Sumba Timur.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama pelaksanaan festival. Kekurangan tersebut, menurutnya, akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang.

“Saya berharap, festival ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat posisi Sumba Timur sebagai daerah yang kaya akan budaya, seni, kreativitas, olahraga dan potensi ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Setelah seluruh rangkaian berakhir, Yonathan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan. Semangat yang terbangun selama Humba Merdeka Festival diharapkan tidak ikut berakhir ketika kegiatan resmi ditutup.(wyn)