WALHI NTT menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa masa depan Nusa Tenggara Timur bukan sekadar mengejar target Net Zero Emission 2050, melainkan memastikan masyarakat adat tetap memiliki tanahnya, petani memiliki air yang cukup, nelayan tetap memperoleh ruang laut yang lestari, dan hutan tetap menjadi penyangga kehidupan. Bagi WALHI, itulah makna sesungguhnya dari transisi energi yang adil dan berkelanjutan.(ion)
WALHI NTT: Dekarbonisasi Jangan Jadi Kedok Baru Merampas Ruang Hidup Rakyat







