Dari Sumba Timur ke Bandara Soetta, Handrio Wicaksono Dipercaya Jaga Pintu Gerbang Indonesia

oleh
Pedang Pora penyambutan Kombes Handrio Wicaksono sebagai Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta (Foto: istimewa)

Pada 2024 hingga Juli 2026, ia menjabat Pemeriksa Forensik Utama di Puslabfor Bareskrim Polri. Pengalaman di bidang tersebut berkaitan dengan dukungan pemeriksaan dan pembuktian ilmiah dalam penanganan perkara pidana.

Kariernya berlanjut ketika dipercaya menjadi Kabid Laboratorium Forensik Polda Bali pada Juli 2026. Tidak berselang lama, ia kembali mendapat amanah baru sebagai Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta pada Oktober 2026.

Kini, Handrio memimpin jajaran kepolisian yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan bandara. Tantangan tersebut membutuhkan kesiapsiagaan personel, koordinasi dengan berbagai instansi, serta pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat.

Handrio Wicaksono kala masih berpangkat AKBP dan menjabat Kapolres Sumba Timur berpose dengan latar Pirakuku Hills di Kecamatan Matawai Lapawu, Sumba Timur, NTT (Foto: istimewa)

Perjalanan dari Sumba Timur menuju Bandara Soekarno-Hatta memperlihatkan beragam ruang pengabdian yang telah dilalui Handrio. Ia pernah menjalankan tugas di wilayah NTT, bidang logistik, laboratorium forensik, hingga kini dipercaya memimpin kepolisian di kawasan transportasi udara strategis.

Bagi Sumba Timur, kisah tersebut menjadi alasan untuk turut bangga. Daerah ini pernah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian Handrio sebelum ia melanjutkan tugas di berbagai posisi penting di lingkungan Polri.

Kepercayaan yang kini diembannya sekaligus membawa tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan salah satu pintu gerbang Indonesia. Dari pengalaman memimpin di Sumba Timur hingga bertugas di Bandara Soekarno-Hatta, perjalanan Handrio menjadi gambaran pengabdian yang terus berlanjut sesuai kebutuhan institusi dan negara.(ion)