Dari Sumba WALHI Tegaskan, Tambang di Raja Ampat Sebuah Kegilaan, Sama dengan Jual Ginjal untuk Beli HP

oleh
zensi suhadi

Waingapu.Com – Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Nasional bersuara keras menolak dan menantang aktifitas pertambangan nikel di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Hal itu ditegaskan Zenzi Suhadi, Direktur Eksekutif organisasi gerakan lingkungan hidup terbesar di Indonesia. 

“Ah, itu kegilaan! Menambang nikel di Raja Ampat itu sama dengan orang menjual ginjal untuk beli HP. Raja Ampat itu sebesar apapun ekonomi yang dihasilkan dari tambang, ekonomi yang dihasilkan itu tidak akan bisa memulihkan Raja Ampat seperti sedia kala,” tegas Zenzi. 

Pimpinan organisasi dengan jumlah anggota sebanyak 487 organisasi, yang berasal dari unsur organisasi non pemerintah dan organisasi pencinta alam, serta 203 anggota individu yang tersebar  di Indonesia itu lebih jauh menguraikan, nilai ekonomi yang dihasilkan dari pertambangan itu tidak akan bisa memulihkan ekonomi yang rusak.

Lebih jauh ditegaskan Zenzi Suhadi yang ditemui ketika ambil bagian dalam perayaan hari lingkungan hidup yang dilaksanakan di Desa Mbatakapidu, Kecamatan Kota Waingapu, Jumat (13/6/2025) itu memaparkan tiga sikap WALHI Nasional. 

Pertama, hentikan semua aktivitas tambang dan cabut izin semua tambang di Raja Ampat.

Yang kedua, lakukan pemulihan terhadap wilayah yang sudah rusak sebelum dampaknya lebih besar kepada pesisir dan laut. Yang ketiga, lakukan investigasi dan penegakan hukum kepada pihak yang menerbitkan izin penambangan di Raja Ampat, karena sesungguhnya wilayah itu tidak boleh dan memang tidak boleh ditambang.

Selain itu imbuh Zenzi, Presiden Prabowo tidak cukup mencabut empat izin, karena jika demikian pencabutan izin itu bukan atas kesadaran pemerintah akan berharganya Raja Empat namun lebig pada merespon kemarahan publik nasional dan glonbal saat ini.

“Kalau pemerintah menyadari dan mengambil keputusan atas kesadaran pentingnya Raja Empat bagi masyarakat di sana, bagi Indonesia, bagi dunia maka semua izin di sana itu dicabut. Tidak ada pengecualian, pungkasnya.(ion) 

Komentar