Dari Tambak ke Barak: Jejak Sinergi Pemerintah dan TNI di Timur Sumba

oleh
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali,dampingi Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto kunjungi Lokasi pembangunan Batalyon TP dan lakukan penghijauan-Foto Kolase: Prokopim Sumba Timur/Waingapu.Com

Waingapu.Com-Perjalanan panjang di tanah Sumba Timur pada Selasa (14/10/2025) itu seolah menggambarkan arah baru pembangunan di kawasan timur Indonesia. Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali dan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, bergerak dari lokasi tambak udang terintegrasi menuju lahan yang sedang dipersiapkan untuk Batalyon Teritorial Pembangunan 876 (Yon TP).

Lahan itu kini dikenal sebagai Marshaling Area, tempat penampungan sementara bagi 400 personel TNI dengan dukungan enam mes sederhana. Tapi dari titik ini, denyut baru Sumba Timur mulai terasa: pembangunan tak lagi berjalan sendiri-sendiri.

“Kami berterima kasih atas dukungan TNI dalam percepatan pembangunan di daerah. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keamanan dan kesejahteraan bisa tumbuh bersama,” kata Bupati Umbu Lili, di sela-sela kunjungannya.

Mayjen Piek Budyakto menganggap langkah ini sebagai strategi jangka panjang. “Yonif TP bukan hanya tentang kesiapan militer. Ini adalah upaya membangun pertahanan dari bawah, sambil menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Setelah memantau progres pembangunan, kedua pemimpin itu menanam pohon bersama rombongan. Penanaman itu dilakukan bukan sebagai seremoni belaka, tapi sebagai tanda bahwa pembangunan yang baik harus menumbuhkan kehidupan.

“Setiap pohon yang kita tanam adalah napas bagi masa depan. TNI ingin jadi bagian dari gerakan hijau di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Sumba Timur,” tutur Mayjen Piek.

Sementara itu, Bupati Umbu Lili menyebut kegiatan penghijauan sebagai bentuk kesadaran bersama. “Kita tidak boleh hanya membangun gedung. Kita juga harus membangun keseimbangan. Sumba Timur yang hijau adalah cita-cita kita bersama,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menegaskan arah baru: kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan TNI kini menjadi model pembangunan yang menyatukan kepentingan strategis dan kemanusiaan. Dari tambak hingga barak, Sumba Timur sedang menulis bab baru dalam perjalanan pembangunannya.(wyn)

Komentar