KSOP: Belum Ada Emas Ilegal Lewat Pelabuhan, Tapi Potensi Risiko Tetap Mengintai!

oleh
Waspada emas ilegal dari tambang liar di Sumba Timur di semua pintu keluar (Foto: ilustrasi istimewa)

Waingapu.Com-Di tengah heboh kasus penyelundupan emas ilegal di Bandara Umbu Mehang Kunda, KSOP Waingapu menyampaikan satu hal penting: hingga kini belum ada kasus serupa di pelabuhan.

Namun, pernyataan itu tidak serta-merta menutup kemungkinan risiko atau potensi terjadi di masa depan.

“Sepanjang saya bertugas di sini, belum pernah ada emas ilegal yang lewat pelabuhan,” kata Kepala KSOP, Fadly Afand Djafar.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat semua pihak lengah.

Menurutnya, pola kejahatan selalu berkembang mengikuti celah yang ada.

“Kalau ada celah, pasti akan dicari,” ujarnya.

Ia menilai, kasus di bandara menjadi bukti bahwa jalur resmi pun bisa dimanfaatkan jika pengawasan tidak maksimal.

Karena itu, KSOP kini memperkuat sistem pengamanan secara menyeluruh.

Salah satunya dengan membentuk Komite ata Satgas Pengamanan Pelabuhan yang melibatkan berbagai instansi.

Tim ini bertugas melakukan pengawasan terpadu di seluruh area pelabuhan.

“Semua unsur kami libatkan, dari KSOP, Pelindo, hingga aparat keamanan,” katanya.

Selain itu, pengawasan terhadap penumpang juga diperketat melalui penggunaan X-ray.

Namun, keterbatasan teknologi untuk kontainer masih menjadi tantangan.

“Kami akui itu masih jadi kelemahan khusus untuk X-Ray kontainer,” ujar Fadly.

Ia berharap ke depan ada dukungan pemerintah pusat untuk pengadaan alat yang lebih canggih.

Dengan begitu, pengawasan bisa dilakukan secara lebih maksimal.

Fadly juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif.

“Kalau ada aktivitas mencurigakan, segera laporkan,” katanya.

Menurutnya, keamanan pelabuhan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.

Dengan meningkatnya kewaspadaan, diharapkan pelabuhan Waingapu tidak menjadi jalur baru bagi penyelundupan emas ilegal.(ped)