Sidang juga menetapkan susunan pimpinan lainnya. Jabatan Ketua I dipercayakan kepada Pdt. Theofilus Mete setelah memperoleh 144 suara. Sementara posisi Ketua II dipercayakan kepada Yohanis Wolli sebagai bagian dari kepengurusan baru BPMS GKS.
Terbentuknya kepengurusan baru ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Sidang Sinode GKS ke-44 yang diikuti para peserta dari berbagai wilayah pelayanan Gereja Kristen Sumba.
Selain menetapkan kepemimpinan baru, Sidang Sinode juga menguatkan lokasi pelaksanaan Sidang Sinode GKS berikutnya.Dimana Sidang Sinode GKS ke-45 akan digelar di GKS Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.
Dengan berakhirnya proses pemilihan, kepengurusan BPMS GKS periode 2026–2031 kini memiliki mandat untuk menjalankan roda organisasi dan pelayanan gereja selama lima tahun ke depan sesuai amanah yang diberikan para peserta Sidang Sinode.
Hasil Sidang Sinode ke-44 ini sekaligus menjadi tonggak awal kepemimpinan baru Gereja Kristen Sumba dalam melanjutkan pelayanan, memperkuat persatuan jemaat, serta menjalankan berbagai program strategis organisasi gereja pada periode 2026–2031.(wyn)







