UPTD Pasar & Tim Gabungan Operasi Tertibkan Pedagang Paris Matawai

oleh -3 views
Pedadang Paris Ditertibkan

Waingapu.Com – Tim gabungan yang terdiri dari unsur Babinsa 1601-05, Kecamatan Kota Waingapu, Kelurahan Matawai, Babinkamtibmas serta Sat Pol PP Sumba Timur (Sumtim), bersinergi bersama UPTD Pasar Bappenda Sumtim, Selasa (05/03) pagi hingga siang hari lalu melakukan aksi penertiban pedagang. Sasaran dalam aksi itu yakni para pedagang di Pasar Inpres (Paris) Matawai. Pedagang yang menggelar dagangannya tidak pada tepat semestinya, diberi teguran dan intdakaln langsung oleh aparat gabungan.

Terpantau kala itu, Agustinus Haleku Nongu, kepala UPTD Pasar yang memimpin langsung operasi penertiban itu, tak hanya memberikan teguran namun dengan di back-up aparat gabungan lainnya, langsung mengambil tindakan seperti membongkar lapak, memindahkan dan juga menggulung terpal. Tim gabungan juga memberikan batasan berupa tali dan semprotan cat untuk batas yang tidak boleh dilanggar oleh pedagang.

Pedadang Paris Ditertibkan

Para pedagang sayuran dan buah-buahan, bumbu dapur dan sembaki adalah yang paling banyak mendapatkan teguran dan tindakan. Kendati demikian, operasi ini berlangsung aman dan tertib tanpa adanya pembangkawan ataupun perlawanan dari pedagang.

Kepada wartawan, Agustinus Haleku Nongu menjelaskan, operasi yang dilakukan ini bukanlah tiba-tiba. Namun telah melalui tahapan, dimana para pedagang telah diberikan sebanyak tiga kali agar para pedagang tidak melanggar. Seperti berjualan hingga ke badan jalan, dan membuka lapak-lapak baru ditempat yang tidak semestinya untuk berdagang.

“Kali ini kami tegur dan kenakan tindakan pembongkaran dan penertiban secar langsung. Kami juga berikan himbauan dan harapan agar kedepannya tidak lagi lakukan hal serupa. Kalau nanti masih juga melanggar, kami akan beri tindakan yang jauh lebih tegas, keras dan terukur. Semuanya haruslah mau diatur hingga kebersihan, keasrian bisa tercipta. Tentunya jika demikian, nyaman bagi pedagang, pembeli, dan juga arus lalu lintas. Bukan semata-mata maunya pedagang saja,” tandasnya. (ped-ion)

Komentar