Warga Kampung Baru Sangsikan Keamanan dan Proses Hukum Temuan Ratusan Liter Miras Moke

oleh
oleh

Waingapu.Com – Warga Kampung Baru, Kelurahan Kambadjawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur menyangsikan keamanan barang bukti ratusan liter Minuman Keras (Miras) jenis Moke yang kini dalam pengamanan Polres setempat. Miras Moke itu merupakan hasil temuan warga Kampung baru yang didominasi kaum ibu pedagang asongan dari sebuah mobil yang baru saja turun dari KM Ranaka, milik PT ASDP di Pelabuhan Nusantara Waingapu, pada Jumat (3/5/2024) lalu.

“Bagaimana sudah itu informasi (kelanjutan proses penanganan)  yang kita di Polres. Kok hilang khabar?” tanya Mama Putera, melalui pesan suara WA pada  wartawan beberapa hari lalu. 

Mama Putera merupakan satu dari sekian ibu pedagang asongan yang terlibat dalam aksi ‘The Power of Emak-emak’ dimana nekad menahan dan kemudian menurunkan paksa jerigen jumbo (kemasan 30 liter) berisikan Miras Moke dari sebuah mobil.   Aksi itu bahkan terekam video yang mempertonkan saling tarik menarik barang bukti jerigen Miras Moke yang melbatkan para ib, pemilik kendaraan pengsangkut dan juga aparat itu. 

Baca Juga:  Kampanye Akbar PSI di Jakarta Barat, Kaesang dan Warga Kompak Hujan-Hujanan 

Tidak sampai disitu, Mama Putera juga menyatakan kekuatirannya akan keberlanjutan proses hukum terkait kepemiliikan Miras Moke itu, juga keamanan dan keaslian miras yang kini berada di ruang barang bukti Sat Narkoba Polres Sumba Timur itu. 

“Saya rasa ada dingin-dingin nah, saya pikir langsung diam sudah begitu. Kalau mau diam juga tidak apa sudah, kita hanya mau tahu jelasnya, makasih kalau memang dalam penyelidikan,” imbuhnya. 

Sebelumnya pada Jumat (3/5/2024) malam lalu selepas diambil keterangan paska mengawal dan mengantarkan 14 jerigen Moke bersama aparat ke Sat Narkoba Polres, dua rekan Mama Putera yakni  Mama Nuraini dan Mama Rafika juga menyatakan aktifitas pengangkutan Miras Moke dari Aimere, Flores itu sudah lama terjadi. Namun pihaknya mendiamkan dan sebatas memantau saja. 

Baca Juga:  Kelompok Tani Tidak Efektif, Warga Heikatapu Mengadu Ke Dinas Pertanian

“Kita selama ini sudah tahu namun kita tahan-tahan saja. Tapi kali ini sudah keterlaluan, mana kami yang hanya cari seribu dua ribu dengan jual nasi bungkus dan jajan tidak diijinkan naik jualan ke Kapal. Tapi barang haram Miras Moke mereka muat dan kasih ijin.  Petugas ASDP dan KP3 laut diam saja,” beber Mama Nuraini diamini Mama Rafika.

Dugaan Miras Moke itu bisa masuk ke Sumba Timur dengan gampang karena dibekingi oknum petugas ASDP dan bahkan oknum anggota Polres Sumba Timur akhirnya mencuat. Terkait hal ini Polres Sumba Timur memastikan akan tetap lakukan penyelidikan dan penelusuran lebih lanjut. 

“Kita masih akan selidiki siapa pemiliknya. Kita dalami dulu, informasi yang menyatakan bahwa sebagiannya milik oknum anggota Polisi. Jika memang nanti terbukti tentu akan kita limpahkan ke Propam dan bukan kami di Narkoba yang menanganinya,” tegas  Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WLS melalui Kasat Narkoba, Iptu Maryana, Senin (20/5/2024) siang lalu.

Baca Juga:  Kapolres Sumtim: Pengancam Wartawan, Telah Lama Jadi TO Polisi

Maryana yang saat itu didampingi 2 anggotanya di ruang barang bukti Sat Narkoba juga memastikan keamanan barang bukti Miras Moke itu. Hal itu nampak dari kondisi jerigen yang tertutup rapat bahkan disegel dengan lakban. 

“Kami jamin keamanan dan keaslian barang bukti ini. Kalau masyarakat ragu silakan datang sendiri dan buktikan. Yang pasti nantinya barang ini akan dimusnakan namun masih menunggu petunjuk pimpinan,”tandas Maryana. (ion)

Komentar