Waingapu.Com-Suasana di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, Waingapu, Jumat (17/4/2026), mengalir tenang tanpa gejolak dari kader dan simpatisan berbaju kuning. Di balik ketenangan itu, keputusan besar akhirnya diambil. Umbu Lili Pekuwali kembali mengunci kepemimpinan DPD II Partai Golkar Sumba Timur untuk lima tahun ke depan.
Tidak ada voting. Tidak ada tarik-menarik kepentingan yang tampak di permukaan. Dukungan datang bulat alias aklamasi dari 22 Pengurus Kecamatan, organisasi sayap, hingga restu DPD I Golkar NTT.
Momentum Musyawarah Daerah (Musda) XI itu menjadi panggung konsolidasi kekuatan politik Golkar di Sumba Timur. Umbu Lili Pekuwali, yang juga menjabat sebagai Bupati Sumba Timur, berdiri sebagai figur sentral yang masih dipercaya.
Di hadapan ratusan kader, sosok yang akrab disapa ULP itu membuka pidatonya dengan refleksi politik yang sederhana namun dalam. Baginya, politik bukan ruang permanen untuk bermusuhan.
“Luar biasanya berpolitik, hari ini boleh bamusuh, besok bisa bakawan. Yang penting satu, kita punya tujuan untuk membawa masyarakat dan daerah kita Sumba Timur ini jadi lebih baik,” ujar Umbu Lili Pekuwali.
Kalimat itu disambut tepuk tangan. Bukan sekadar retorika, tetapi menjadi pesan bahwa Golkar ingin merawat ruang kompromi dan kerja bersama.
Musda ini, kata dia, bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, ini adalah ruang evaluasi atas perjalanan partai di masa lalu.
Ia mengakui, ada capaian yang patut dipertahankan, tetapi juga ada kekurangan yang harus dibenahi. “Kalau ada yang baik kita tingkatkan, kalau masih kurang kita perbaiki,” tegasnya.
Target politik ke depan juga dipasang lebih tinggi. Golkar Sumba Timur ingin memperluas basis dukungan masyarakat dalam Pemilu legislatif maupun Pilkada mendatang.
Tak hanya itu, partai berlambang beringin ini juga menegaskan komitmen politiknya untuk sejalan dengan arah pembangunan nasional dan provinsi.
ULP memastikan Golkar Sumba Timur akan mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, serta Presiden dan Wakil Presiden yang juga diusung Golkar.
Kehadiran Ketua DPD I Golkar NTT, FX Alain Niti Susanto, memberi penegasan arah itu. Ia mengingatkan kader agar tidak hanya kuat di struktur, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.
“Kader Golkar harus turun langsung, mendengar aspirasi rakyat. Program pembangunan harus sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Alain.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam politik. Menurutnya, komunikasi yang efektif menjadi kunci agar kehadiran partai benar-benar dirasakan.
Musda XI ini turut dihadiri Wakil Bupati, Sekda, unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, serta ratusan kader dari berbagai tingkatan.
Tanpa riak, tanpa friksi yang terlihat, Musda Golkar Sumba Timur justru memperlihatkan satu hal: konsolidasi yang matang. Dan di tengah itu, Umbu Lili Pekuwali kembali berdiri sebagai nahkoda dengan dukungan bulat.(ion)







