Guru Pedalaman Sumba Timur Bersyukur Diri & Keluarga Terbantu BPJS Kesehatan

oleh -173 views
Biam

Waingapu, Jamkesnews – Untuk pelayanan kesehatan yang dapat melampaui harapan dari setiap peserta tidaklah mudah, hal ini perlu kerja keras dan sinergi di antara insan kesehatan, baik dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sampai fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.

Hal ini yang dirasakan Rehibiam Ton seorang Guru Sekolah Dasar di SD Inpres (SDI) Kalala, Desa Praikala, Kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) yang berjarak ±100 KM dari kediamannya. Diakuinya, selama 34 tahun empat bulan mengabdi sebagai guru dan di tempatkan di beberapa sekolah dasar dan bahkan pernah di tempatkan di SDI Karera Jangga, Desa Karera Jangga yang akses jalan menuju ke tempat tugas harus berjalan kaki ±8 KM. Dijelaskannya, semua pengabdian memang harus membutuhkan pengorbanan.

Baca Juga:  Kabar Gembira, Urusan Administrasi Jadi Mudah Dengan Mobile JKN

Sampai dengan saat ini, Biam demikian biasa ia disapa, telah beberapakali memanfaatkan kartu JKN KIS dan tidak sepeserpun biaya yang dikeluarkan. “Bukan saya saja tetapi anggota keluarga saya juga pernah mendapatkan manfaat dari pengobatan rawat jalan di klinik serta mandapatkan manfaat tambahan berupa kacamata untuk saya dan istri. Semuanya itu saya dapat dengan mengikuti alur prosedur dan saya merasa puas dengan setiap pelayanan yang saya dapatkan,” jelasnya.

Ditambahkan Biam, dirinya merasa sangat beruntung dengan adanya program JKN-KIS. “Kini saya tidak perlu kuatir jika suatu saat nanti saya dan keluarga jatuh sakit, karena saya dan keluarga telah terlindungi oleh program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan,” ungkapnya sambil menunjukkan kartu JKN-KIS. Tidak usah ragu menjadi peserta JKN-KIS, bukan hanya manfaatnya tidak ternilai tetapi dengan menjadi peserta JKN-KIS kita juga dapat membantu sesama yang membutuhkan dan semangat gotong royong yang menjadi dasar Filosofi yang menjadi kepentingan bersama,” paparnya.

Baca Juga:  Indonesia Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tingkat Tinggi Jaminan Sosial Sedunia

Biam juga berpesan pada warga masyarakat lainnya bahwasanya mencegah jauh lebih baik dari mengobati. “Mencegah lebih baik dari pada mengobati, kalimat ini sering kita dengar dan memiliki makna yang sangat dalam. Sebelum menderita sakit sebaiknya kita mencegah penyakit tersebut dengan melakukan hidup sehat. Hidup Sehat itu merupakan pilihan terbaik bagi kesehatan kita untuk kini dan nanti,” pungkasnya.

Komentar