Selama bertugas di Sumba Timur, Handrio dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Jejak pengabdiannya di wilayah hukum Polres Sumba Timur menjadi bagian dari perjalanan karier yang kini kembali membawanya memperoleh promosi jabatan.
Mutasi yang dilakukan Polri sendiri merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel. Dari total 146 personel yang dimutasi, sebanyak 105 personel mendapatkan promosi ke berbagai jenjang jabatan strategis.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir menjelaskan bahwa rotasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi kepolisian untuk memperkuat pelaksanaan tugas institusi.
“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal,” kata Johnny Edison Isir.
Menanggapi amanah baru tersebut, Kombes Handrio menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan, termasuk masyarakat Sumba Timur yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
“Terima kasih atas semua dukungan dan doa dari keluarga, teman dan sahabat hingga kini termasuk yang ada di Sumba Timur. Tugas yang dipercayakan pimpinan tentunya akan dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,” ungkap Kombes Handrio.
Promosi jabatan itu menjadi babak baru dalam perjalanan karier Kombes Handrio Wicaksono. Dari pengalaman memimpin Polres Sumba Timur hingga kini dipercaya mengomandoi Bidang Laboratorium Forensik Polda Bali, rekam jejaknya menunjukkan kesinambungan karier yang terus berkembang di lingkungan Polri.(wyn)







