Waingapu.Com – Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur mendorong keterlibatan gereja dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Pesan tersebut disampaikan saat jajaran Satresnarkoba melakukan koordinasi dengan Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS).
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur Iptu I Gede Putu Parwata, S.H. bersama anggotanya mendatangi Kantor Sinode Gereja Kristen Sumba dalam rangka silaturahmi sekaligus membangun kerja sama pencegahan narkotika.
Rombongan diterima Ketua Umum Sinode Pdt. Marlin Lomi didampingi Ketua Umum terpilih Pdt. Yakub M. Bili dan Sekretaris Umum Pdt. Aprianus Meta Djangga Uma. Pertemuan berlangsung di Aula Kantor Sinode.
Dalam pertemuan tersebut, polisi mengajak gereja memperluas kampanye pencegahan narkoba melalui lingkungan jemaat. Kegiatan pemuda gereja dan sekolah minggu menjadi salah satu ruang yang dinilai strategis untuk menanamkan pemahaman sejak dini.
Iptu Parwata menekankan bahwa tokoh agama dapat memainkan peran penting sebagai benteng moral. Pesan bahaya narkotika diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi formal, tetapi menjadi bagian dari pembinaan kehidupan jemaat.
“Kami mohon dukungan para tokoh agama dan sinode untuk bersama-sama menjadi benteng moral bagi jemaat. Melalui mimbar, kegiatan pemuda gereja, dan sekolah minggu mari kita sampaikan bahaya narkoba,” ujar Iptu Parwata.
Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi penting karena generasi muda merupakan bagian dari kelompok yang harus mendapatkan perlindungan dari dampak buruk narkotika. Karena itu, kolaborasi dengan lembaga keagamaan dinilai dapat memperkuat upaya kepolisian.







