Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Minta Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Waingapu Dipercepat

oleh
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan agar Direktur PT Dewata Teknik,mempercepat tuntasnya proyek KNMP Kemalaputih(Foto: Waingapu.Com)

Waingapu.Com-Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, turun langsung meninjau proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Kamalaputi, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Kamis (26/2/2026) siang lalu.

Kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan di Sumba Timur itu didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali dan Yonathan Hani, bersama jajaran teknis serta tiga Direktur Jenderal KKP.

Sebelum meninjau KNMP Kamalaputi, rombongan Menteri KKP lebih dahulu melihat progres Tambak Udang Terintegrasi di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai. Agenda ini menegaskan fokus pemerintah pusat pada penguatan sektor kelautan dan perikanan di wilayah timur Indonesia, khususnya NTT.

Setibanya di lokasi KNMP Kamalaputi, Menteri Trenggono langsung meminta penjelasan teknis terkait progres pembangunan yang saat ini telah memasuki tahap penyelesaian fondasi bangunan.

Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Kamalaputi dibangun di atas lahan seluas 6.000 meter persegi. Seluruh bangunan disebut telah berdiri fondasinya dan masuk tahap pekerjaan lanjutan.

Kontrak dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) proyek KNMP ini ditandatangani pada 29 Desember 2025. Sesuai kontrak, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung paling lambat 15 Juni 2026.

Namun dalam pemaparan pada Menteri didampingi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor pelaksana, proyek ini ditargetkan selesai lebih cepat, yakni akhir Mei 2026.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dengan tegas meminta agar percepatan kembali diupayakan.

“Kalau bisa dipercepat lagi ya,” ujar Trenggono singkat, namun tegas, di hadapan jajaran teknis dan kontraktor.

Direktur PT Dewata Teknik, I Gede Suwarsana, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan tersebut. Ia memastikan timnya telah mengatur skema percepatan.

“Kami sudah targetkan akhir Mei 2026 selesai, lebih cepat dua minggu dari kontrak. Kalau memang memungkinkan untuk dipercepat lagi, kami akan upayakan semaksimal mungkin,” ujarnya.(ped/ion)

Komentar