Pintu PDI – Perjuangan Untuk Siapa??

oleh -149 views
Jackson

(Tulisan ini hanya reffreshing politik belaka ditengah hiruk pikuk kisruh partai di sosial media)

Hari Jumat, 20/09/2019  dalah hari terakhir Pendaftaran calon Kepala Daerah di DPC PDI Perjuangan Sumba Timur. Sejauh yg kita ikuti hingga hari itu sudah 7 (tujuh) nama yang telah mendaftar, yakni :

1. dr.Matius Kitu (Mantan Wabup)

2. Langu Pindingara (Kader PDIP)

3. Bara Philipus,S.Sos (Kader PDIP)

4. Jantje Kenji, SH.MH (Keder PDIP)

5. John Hawula (Mantan Pj. Bupati)

6. Kris. A. Praing (Kadis Kependudukan)

7. David Wadu (Mantan DPRD Prov/Kader PDIP)

Selanjutnya nama-nama ini akan diseleksi, mungkin masih melalui proses survey dan fit & proper test.Namun ada beberapa nama juga yang digadang-gadang (di sosmed) masuk melalui pintu PDI-Perjuangan beberapa waktu lalu. Tetapi kelihatannya tidak mendaftar, seperti ‘aya’ (kakak) Yunus Takandewa, aya Umbu Hamang dan Paul Djara Liwe yang merupakan kader –  kader tulen Partai banteng bermulut putih dalam lingkaran itu.

Begitupun pak Umbu Lili Pekuwali (ULP) yang 2015 lalu diusung oleh PDI – Perjuangan sebagai calon Wabup dari Pak Gidion Mbiliyora (GBY) juga tidak mendaftar. Beberapa nama yang sering muncul akan ikut berkompetisi pada Pilkada kali ini juga tidak mendaftar, seperti Bapak. Domu Warandoy, aya Rudi Kabunang, aya Matius Remijawa, aya Jhon Wunu, juga saudara Ivin Ringu. Apakah karena ada kader – kader tulen PDI-P yang juga ikut mendaftar? Padahal, berkaca dari Pilgub lalu,  Ray Fernandez yang adalah kader tulen PDI – P saja kalah dari Marianus Sae yang bukan kader PDI – P saat Fit & Proper test di DPP.

Sebagai Partai Besar tentunya PDI – P tidak mau kecolongan kali ini. Bukan hanya sekedar mengusung calon mewakili Partai, tetapi juga harus mempertimbangkan peluang menang dan kandidat yang diusung tidak meninggalkan Partai saat memperoleh posisi empuk.

Siapakah yang layak mendapatkan Pintu PDI – P pada Pilkada 2020 mendatang? Apa alasan mendasarnya?

Mari kita beropini sesuka hati 🙏😊

Penulis: Jekson Hamba Pulu (Pemuda Haharu, pendiri Keluarga Besar Mahasiswa Asal Haharu – Kanatang – KEBESSARAN)

Komentar