Polisi Gagalkan Dugaan Penyelundupan 5 WNA China ke Australia Lewat Rote Ndao, 3 Nelayan Diamankan

oleh
Penyelundupan lima warga China ke Australia oleh 3 nelayan Indonesia digagalkan aparat Polres Rote Ndao (Foto: ilustrasi AI)

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun penyidik, perjalanan laut tersebut diduga dimulai dari perairan Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Mereka menggunakan sebuah kapal fiber tanpa nama dengan tujuan akhir Australia.

Kapal tersebut diduga melintasi sejumlah wilayah perairan, mulai dari Batu Atas, Larantuka, hingga perairan Pulau Rote. Namun, perjalanan itu mengalami kendala setelah mesin kapal dilaporkan rusak ketika berada di sekitar Pulau Ndana.

Kondisi tersebut diduga menyebabkan ketiga nelayan dan lima WNA meninggalkan kapal. Ketiga nelayan kemudian ditemukan petugas pada Kamis (5/11/2026) malam, sementara lima WNA baru berhasil ditemukan keesokan paginya.

Proses pencarian lima WNA berlangsung cukup menantang. Petugas yang bergerak menggunakan dua perahu harus menghadapi gelombang laut tinggi dan kesulitan menemukan lokasi aman untuk melabuhkan perahu di Pulau Ndana.

Sekitar pukul 07.20 WITA, petugas akhirnya menemukan kelima WNA bersembunyi di antara pepohonan kawasan pesisir. Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, mereka bersedia mengikuti proses evakuasi dan tiba di Pelabuhan Desa Oeseli sekitar pukul 07.40 WITA.

Kabidhumas Polda NTT menegaskan, penyidik masih mendalami pihak yang mengatur perjalanan tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam dugaan pengangkutan lima WNA menuju Australia.

“Penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan identitas, dokumen keimigrasian, serta kondisi kelima WNA tersebut,” tegasnya.

Saat ini, ketiga nelayan dan lima WNA telah diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan kapal fiber yang diduga digunakan dalam perjalanan tersebut beserta sejumlah barang bukti lainnya.(ion)