PTT yang Diberhentikan Tetap Ingin Mengabdi, Ini Tanggapan Bupati Sumba Timur

oleh -997 views
Khristofel A. Praing

Waingapu.Com – Pemberhentian sejumlah Pegawai Tidak tetap (PTT) di lingkup Pemkab. Sumba Timur (Sumtim) – NTT, sempat menjadi polemik bulan Maret silam. Hingga kini mereka yang diberhentikan masih diliputi tanya juga harapan terkait alasan pemberhentian juga asa untuk bisa kembali mengabdi. Persoalan itu bahkan menjadi atensi DPRD setempat hingga sempat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Jumat (05/03) silam. Asa para ex PTT untuk kembali mengabdi disandarkan pada Bupati Sumtim.

Eks PTT

“Kami sebenarnya masih ingin tetap terus mengabdi. Apalagi kami ini sebelum diangkat menjadi PTT, kami lalui proses seleksi yang ketat. Jadi kami masih tetap tunggu hingga sekarang. Pak Bupati kami dengar bilang akan tetap memperhatikan kami, tapi sampai kapan? Kami keluarga butuh makan dan pemasukan untuk membiayai kebutuhan,” ungkap Marcel Umbu Marumata, seorang eks PTT ketika menghubungi media ini, Kamis (20/05) siang lalu.

Baca Juga:  Banjir Genangi Praimadita & Nggongi - Sumba Timur, 221 Jiwa Terdampak

Lebih jauh Marcel menegaskan dirinya dan rekan-rekannya sangat mengharapkan dan menghargai Bupati, hingga tetap menunggu dengan sabar.

“Kami yang masuk test 2016 lalu, seperti saya di Pol PP melalui test. Saya dan kawan di Pol PP yang lalu ada 16 orang yang diberhentikan. Jujur kami terpukul saat dapat SK pemberhentian lalu, apalagi sebelumnya tidak ada teguran lisan maupun tulisan dari pimpinan terkait kinerja kami. Jujur kami masih berharap, isteri dan anak kami juga titipkan harapan, apalagi kami punya beban hutang di luar untuk biayai hidup kami, bahkan hutang di Bank,” paparnya.

Bupati Sumtim, Khristofel Praing yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/05) lalu menyatakan tetap berupaya untuk memperhatikan harapan para PTT yang sebelumnya diberhentikan, namun tidak mau memberikan janji.

Baca Juga:  Memprihatinkan, Guru SLB Negeri Kanatang Belum Terima Honor

“Mereka kan anak negeri juga, anak Sumba juga. Saya pikir kalau ada peluang, ada kesempatan, bukan tidak mungkin mereka akan diperhatikan. Tapi saya tidak berjanji untuk menyatakan pasti kita akan merekrutnya kembali. Kalau ada peluang, ada ruang untuk rekruitment, mengapa tidak? Mereka sudah pernah berbakti,” tandasnya. (ion)

Komentar