Residivis Kasus Curnak Kuda Ditangkap Aparat Reskrim Polres Sumba Timur dan Polsek Pandawai

oleh
oleh

Waingapu.Com – Aparat Polres Sumba Timur dari satuan Reskrim dan Polsek Pandawai, Minggu (17/12/2023) lalu membekuk Uke dan Hendra, yang diduga kuat terlibat dalam kasus pencurian ternak (Curnak) kuda milik Kambaru Windi di padang pengembalaan Desa Palakahembi. Selain mengamankan terduga pelaku, aparat juga amankan sejumlah barang bukti.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WLS melalui Kasat Reskrim Iptu Helmi Wildan, Rabu (20/12/2023) siang di Mapolres setempat mengatakan, salah satu terduga pelaku yang diamankan yakni UKE merupakan seorang residivis curnak.

“UKE pernah terlibat kasus curnak pad atahun 2021 lalu dan kini kembali ditangkap karena dugaan keterlibatan dalam kasus ini,” tegas Helmi.

Ikhwal terungkapnya kasus ini urai Helmi diawali dengan hilangnya kuda jantan berusia 6 bulan berwarna buku napas. Yang mana berangkat dari peristiwa itu, aparat lakukan pengembangan dan menyasar kandang ternak milik UKE. Dalam kandang itu ditemukan 6 ekor kuda yang terdiri dari 1 ekor kuda jantan dan 5 ekor lainnya betina dengan kisaran umur 3 bulan hingga 8 tahun.

Baca Juga:  Hampir Lima Ribu Sapi & Kuda Dikapalkan Keluar Waingapu

“Tim gabungan yang meluncur ke TKP berhasil temukan 1 unit truck yang di dalamnya terdapat seekor kuda jantan yang identik dengan milik korban Kambaru Windi. Dan dari situlah dilakukan pengembangan ke rumah UKE di Kanjonga, Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, lalu ditemukan 6 ekor kuda lainnya dalam kandang,” papar Helmi.

Adapun kini terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan aparat ke Polres dan juga ke Polsek Pandawai. Barang bukti diantaranya 7 ekor ternak kuda, 1 unit truk dan 1 unit sepeda motor KLX yang dipakai terduga pelaku untik mengusir dan menggiring ternak kuda.

“Masyarakat kini memang resah dengan mulai maraknya pencurian ternak. Dan untuk terduga pelaku bakal dijerat pasal 363 ayat 1 ke-1 dan ke-4 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,”pungkas Helmi. (ion)

Baca Juga:  Ternyata, Gugatan Perdata Pada Koperasi Amanda Masih Antri

Komentar