Upacara HUT Kemerdekaan: Sumba Timur Sajikan Drama Kolosal, Paskibra Loli Bentuk Replika Rumah Adat

oleh
oleh

Waingapu.Com – Upacara bendera dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI  ke-77 di Kabupaten Sumba Timur berlangsung khidmad. Upacara dipimpin oleh Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing itu dilaksanakan di Lapangan Pahlawan, Kota Waingapu, Rabu (17/8/2022) pagi hingga jelas siang lalu.

Selain dihadiri oleh wakil Bupati David Melo Wadu serta para anggota Forkopimda itu, sejumlah undangan dari ragam elemen nampak hadir dan mengikuti jalannya upacara. Usai prosesi upacara bendera, seluruh tamu undangan dan peserta upacara disajikan drama kolosal berlatar belakang masa kolonialisme silam.

Drama itu menampilkan kesulitan dan prahara yang dialami warga kala dijajah. Selain itu juga menampilkan semangat pantang menyerah untuk meraih kemerdekaan walaupun harus mengorbankan jiwa dan raga. Sajian ini berhasil mengundang animo peserta upacara dan mendapatkan aplaus panjang sebagai bentuk kekaguman dan suka cita.

Baca Juga:  Kapolres & Dandim Sumba Barat Tegaskan Netralitas Jajarannya Dalam Pemilu 2019

Lain di Waingapu lain pula di Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat. Di hari yang sama, kreasi Aipda. Burhan, Kanit Binmas. Polsek Loli, bersama binaannya yang berasal dari 3 SMA dan SMK sekecamatan Loli menampilkan replika rumah adat khas Sumba. Replika itu dibentuk dari barisan Pengibar Bendera (Paskibra). 

Bertindak sebagai inspektur upacara, Camat Loli,  Samuel Aga W. Male dan dihadiri oleh undangan serta warga sekitarnya. Upacara berlangsung dengan khidmad, lancar dan kondusif.

“Kami latihan yang cukup dan syukur anak-anak paskibra tatat dan patuh saat dibimbing. Dan hasilnya seperti terlihat tadi, “ ungkap Aipda. Burhan selepas gelaran upacara itu.

Lebih lanjut Burhan menjelaskan, anggota paskibra berasal dari 3 SMA dan SMK sekecamatan Loli masing-masing SMKN  2 Loli, SMA Kristen Weekrou, dan SMA KATOLIK.

Baca Juga:  Waspada Corona, Bupati Himbau Perantau Asal Sumba Jangan Dulu Pulang Kampung

“Senangnya bisa kembali hadirkan kekhasan daerah dalam upacara bendera kali ini,” pungkas Burhan. (ion)

Komentar