Video Terduga Pencuri Diikat & Digelandang Viral Di Sumba News

oleh -28 views
Pencuri Viral

Waingapu.Com – Jejaring pertemanan Facebook (FB) tak dipungkiri menjadi media sosial terfavorit saat ini. Begitupun halnya di Pulau Sumba, NTT. Media ini dijadikan sarana untuk berbagi informasi, foto maupun video. Selasa (19/02) lalu, media ini juga kembali jadi sarana berbagi video dan informasi terkait terduga pencuri ternak ditangkap lalu diikat. Video itu menjadi viral dan menuai ratusan komentar dari warganet di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) bahkan boleh jadi dari luar pulau Sumba. Apalagi video dibagikan di Group Sumba News yang miliki anggota hampir 60 ribu account itu.

Dalam video yang dibagikan account FB atas nama Grace Petrus, nampak seorang Linmas/ Hansip bersama beberapa warga mengawasi seorang yang diikat. Kuat dugaan dari si pengikat dan Hansip bahwa yang diikat adalah pelaku pencurian ternak. Postingan video itu juga dilampiri dengan narasi untuk memberikan penjelasan yang terkait dengan video yang diunggah.

Account FB Grace Petrus memberikan penjelasan , ā€œSedikit bercerita untuk SUMBA TIMUR agar lebih berhati2 dalam menjaga hewan peliharaan anda. Tepatnya tadi subuh kuda pacu Serayu milik keluarga saya di curi sekelmpok pencuri di desa kiritana, Sumba Timur . Dan syukr kudanya sudah di temukan di lukukamaru tepatnya jalan menju Sumba barat jalan pntas orang2 yang suka mencuri. Dan pencurinya ada 3 orang dan skrang sudah di amankan oleh keluarga di lukukamaru saat ini. Menggu pihak yang berwajib. Untuk semuanya kalau tidur malam saat ini harus berjaga2 karena saat ini sedang maraknya pencurian. Sekian infonya.ā€

Uraian dilinimasa Grace Petrus baik yang disertai video maupun tidak mendapatkan aneka tanggapan, baik berupa kecaman maupun harapan. Kecaman terhadap perilaku criminal yang hingga kini masih menjadi keprihatinan di Pulau Sumba maupun harapan agar pelaku dihukum seberat ā€“ beratnya bahkan menagih realisasi ucapan Gubernur NTT.

Terkait video ini, pihak Polres Sumtim melalui bagian Humas mengaku akan mencari informasi lebih lanjut di unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim). Salah satu personil Humas Polres yang dihubungi, Sabtu (23/02) malam lalu menegaskan akan memberikan informasi ke awak media jika telah mendapatkan kejelasan dari unit Pidum ataupun dari Kasat Reskrim. (ion)

Komentar