Belum Semua Tenaga Kesehatan di Sumba Timur Tervaksinasi Covid-19

oleh -52 views
Nakes Belum Divaksin

Waingapu.Com – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk para Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) telah terlaksana. Namun demikian tidak atau belum semua Nakes yang telah tervaksinasi. Belum semuanya Nakes tervaksinasi terkendala sejumlah alasan. Hal itu dikemukakan oleh Chrisnawan T. Haryantana, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Jonker Telnoni, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P).

“Sesuai aplikasi yang mencatat jumlah Nakes, itu sebanyak 1.445 orang. Dari jumlah itu, yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis satu sebanyak 1.218. Lalu untuk dosis dua sampai dengan tadi siang sebanyak 1.160. Yang lain masih belum berproses, seperti halnya Rumah sakit, Puskesmas Waingapu juga masih sekian banyak, karena masih tunggu genap 14 hari pasca pelaksanaan vaksinasi dosis satu,” jelas Jonker dari balik gawainya, Selasa (02/03) petang lalu.

Baca Juga:  Nyatakan Cintamu Dengan Kelor: Memaknai Valentine Day Ala Tanggedu

Jonker juga membenarkan nakes pada Puskesmas Nggaha Ori Angu (Nggoa) dan Puskesmas Kawangu, sama sekali belum terlayani vaksinasi. Para Nakes pada kedua fasilitas kesehatan itu belum tervaksinasi karena adanya Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pada saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama itu, secara kebetulan ada Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19. Jadi kita tunda pelayanan vaksinasi di situ. Ketika nanti ada vaksin lagi yang datang, nanti kita bisa masukan mereka sebagai penerima vaksin bersama nakes lainnya yang juga masih belum terlayani,” urai Jonker.

Terkait dengan kedatangan vaksin berikutnya, Jonker menjelaskan tim akan menjemputnya di Kupang. “Kita rencana hari Kamis (04/03) nanti jemput ke Kupang. Kemudian untuk pelaksanaan vaksinasinya sendiri kami targetkan kalau tidak Senin, yaa hari Selasa minggu depannya,” katanya.

Baca Juga:  Rapid Test Anggota Satgas Covid 19 Sumba Timur, Dua Orang Reaktif Positif

Jumlah vaksin yang nantinya akan dijemput tidaklah sebanyak sebelumnya. “ Sebanyak 150 vial, memang sedikit tapi dalam satu vial nantinya itu ada 10 dosis. Memang kalau kita lihat ini, ketersediaan vaksin tidak sesuai dengan sasaran yang ada,” pungkas Jonker yang juga ketua Tim Surveilance satgas Covid-19 Sumtim itu.

Untuk diketahui, sejak menjadi daerah terpapar Covid-19, data yang tercatat dan dipublish oleh Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumtim hingga Rabu (03/03) petang menyebutkan telah terjadi 449 kasus positif Covid-19. Dari jumlah itu, 375 kasus telah dinyatakan sembuh, 16 kasus meninggal dunia dan sebanyak 58 kasus masih jalani perawatan dan isolasi baik di RSUD, Hotel Cendana juga secara mandiri. (ion)

Baca Juga:  Pangdam Udayana Pastikan TNI Siap Bersinergi Perangi Belalang

Komentar