Waingapu.Com-Perjalanan panjang Kabubu Tarab dari Unit Pandawai hingga kembali ke Sumba pada 4 Desember 2025 mengungkap kronologi lengkap penemuan rekening BRI misterius berisi Rp2 miliar yang bukan miliknya.
Peristiwa ini bermula pada 1 Juli 2025, saat Kabubu berniat membuka tabungan baru di Bank BRI Unit Pandawai. Servis bank mengatakan bahwa ia sudah memiliki rekening yang dibuka di cabang Waingapu.
“Ia terkejut karena tidak pernah membuka rekening tersebut,” kata Aris Manja Palit, kuasa hukumnya dalam konferensi pers beberapa hari lalu.
Untuk memastikan, Kabubu meminta rekening koran dicetak. Di situ ia melihat setoran awal Rp2 miliar, penarikan dana dalam jumlah sama, serta penutupan rekening yang dilakukan dalam rentang waktu hanya beberapa hari.
Meski terkejut, Kabubu tidak langsung mengambil langkah hukum. Beberapa hari setelah kejadian, 3 Juli 2025, ia berangkat ke Bali untuk bekerja. Rekening koran itu ia titipkan di rumah tantenya.
Selama lima bulan ia bekerja di Bali, ia sempat melupakan dokumen tersebut. Namun pada Desember 2025, perusahaan tempat ia bekerja meminta seluruh karyawan membuat NPWP. Hal itu yang membuatnya kembali ke Sumba.
Pada 4 Desember 2025, Kabubu membuka kembali map dokumen lamanya. Ketika membaca ulang rekening koran yang ia print pada Juli, ia merasakan ketakutan yang sangat besar.
“Klien kami takut dijadikan tersangka karena ada aliran dana miliaran rupiah atas namanya,” ujar Aris.
Rasa takut itu berubah menjadi kecemasan mendalam. Kabubu khawatir sewaktu-waktu ia dipanggil aparat atau didatangi petugas pajak. Maka ia memutuskan mendatangi kantor hukum AMP & Partner untuk berkonsultasi.
Pengacara mempelajari rangkaian tanggal, transaksi, dan cara pembukaan rekening. Dari situ mereka menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen dan pencucian uang.
“Kronologinya sangat rapi, terlalu rapi untuk disebut kekeliruan administratif,” tegas Aris.
Pada hari itu juga, laporan resmi dibuat ke kepolisian. Tim kuasa hukum menegaskan bahwa investigasi menyeluruh perlu dilakukan karena kasus ini menyangkut keamanan identitas dan integritas sistem perbankan.
Terkait kasus dimaksud, media ini dan sejumlah wartawan lainnya telah berupaya untuk mengkonfirmasi Jatnika Kurniawan selaku pimpinan BRI Cabang Waingapu ataupun petugas yang bisa memberikan statemen pada media. Namun hingga Rabu (10/12/2025) awak media yang mendatangi kantor salah satu bank Himbara itu hanya mendapatkan penjelasan oleh petugas, pimpinannya sedang dinas luar kantor.(ion/ped)







