Dengan Pompa Hydram, 400 Hektar Lahan Warga Laindeha Akan Diairi

oleh -82 views
Dwi Joko Siswanto

Waingapu.Com – Upaya masyarakat dan Pemerintah Desa Laindeha, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, NTT, untuk membuka lahan pertanian seluas 400 hektar mendapatkan support dari Kodam IX Udayana melalui Kodim 1601. Hal itu seiring dengan telah berprosesnya pembangunan jaringan pompa hydram untuk mengangkat air dari sumbernya di lembah yang dilakukan bersama antar anggota TNI dan juga masyarakat desa setempat.

Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol (Czi) Dwi Joko Siswanto kepada wartawan, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhtasApp (WA), Rabu (11/08) siang lalu menjelaskan 10 unit pompa hydram diperuntukan bagi desa Laindeha untuk menyiasati permasalahan air selama ini. “Kendala pengelolaan lahan warga Laindeha selama ini karena masalah air. Nantinya jika telah beroperasinya pompa hydram, kita harapkan masalah ini bisa teratasi pada 400 lahan yang disiapkan,” jelasnya.

Baca Juga:  Danrem Wirasakti Kunker ke Lokasi TMMD-Haharu, Tekankan Pentingnya Koordinasi
Pompa Hydram

Dwi Joko juga mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang sudah membantu dan akan terus membantu hingga nantinya pompa hydram itu beroperasi. “Selama ini masyarakat banyak membantu dengan antusias. Kita harapkan itu terpelihara hingga nanti pompa itu beroperasi sesuai fungsi dan tujuan pengadaannya,” ungkapnya sembari menambahkan pompa-pompa itu telah tiba namun masih berada di atas kapal dan rencananya baru akan dibongkar Kamis (12/08) esok.

Joni Maramba Tana, salah satu tokoh masyarakat Laindeha kepada media ini, ketika ditemui di Translok Laimbaru – Desa Laindeha menyatakan asa yang sama. “Ini bentuk kepedulian negara melalui TNI di Kodim 1601 untuk kita warga Laindeha, jadi kita harus sambut dengan positif dan bantu sebisa kita. Saya harapkan warga untuk tetap berikan bantuan tenaga saat nanti pompa – pompa itu tiba dan dibawa ke lokasi, saya juga pasti akan ambil bagian saat itu,” papar figur yang juga pernah menjabat Kepala Desa setempat selama dua periode silam itu.

Baca Juga:  Proyek Perpipaan & Air Bersih Kembali Dikritisi Legislator Sumba Timur

Lokasi lahan yang akan dikembangkan dan juga pompa hydram itu sendiri, telah pula dipantau langsung oleh Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, Kamis (05/08) lalu. Dalam kesempatan itu selain didampingi teknisi, Bupati juga didampingi Umbu Yanto Diki Dongga, yang merupakan anggota DPRD Sumba Timur dari Partai Nasdem itu. (ion)

Komentar