Ketua Bawaslu Sumba Timur: Jadi Anggota Dewan Bukan untuk Kompromi Proyek

oleh -228 views
Anwar Engga

Waingapu.Com – Ketua Bawaslu Sumba Timur, Anwar Engga menyatakan harapannya agar figur yang dipercaya sebagai anggota legislatif oleh konstituennya menjalankan tugas dan fungsinya secara baik dan benar. Menjadi anggota legislatif atau anggota dewan khususnya di DPRD, kata dia penting untuk menjalankan fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan.

“Berpihaklah pada rakyat, kalau berpihak pada penguasa bagaimana kontrol anggota dewan sekarang? Fungsi dewan itukan legislasi, budgeting dan pengawasan, bukan kompromi proyek!” tandasnya kala memberikan sambutan dalam acara pengukuhan dan pelantikan pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (19/06) siang lalu di aula Hotel Tanto, Kecamatan Kambera.

Lebih jauh Anwar yang kala itu hadir bersama Umbu Hina Mehang Patalu, yang juga anggota Bawaslu Sumba Timur itu, kembali menegaskan pentingnya pengawasan oleh anggota DPRD terhadap eksekutif.

Baca Juga:  KPUD Kuatir, PLN Menjamin: Pilkada & Ancaman Listrik Padam Dadakan

“Bagaimana program yang diajukan Bupati berjalan tidak? Itu yang menjadi kontrol anggota dewan. Bukan kita dekat dengan Bupati lalu tanya proyek ini itu baru mulai baku bagi ini proyek, bukan begitu,” ujarnya.

Politisi dan para anggota dewan, kata Anwar, jika bekerja untuk rakyat dengan benar, maka demokrasi itu akan bertumbuh dengan baik. Namun sebaliknya jika tidak tentu akan menjadi kemunduran dalam tumbuh kembangnya demokrasi dan juga kesejahteraan rakyat, yang sebelumnya diagungkan untuk diperjuangkan.

“Kalau bekerja untuk rakyat secara benar tentu demokrasi akan bertumbuh dengan baik. Tapi kalau anggota partai politik atau anggota dewan berpikir dua tahun pertama bayar hutang, satu tahun ketiga untuk dikelola oleh masyarakat, dua tahun berikutnya untuk persiapan yaa sulit,” timpalnya disambut senyum dan tawa para peserta acara saat itu.

Baca Juga:  Disebut Terancam Didiskualifikasi, Hanura Surati KPUD Sumba Timur

Jadi anggota dewan, masih tandas Anwar jangan hanya datang, duduk, dengan diam dan dapat duit. Jika itu terjadi maka jangan kaget jika hanya satu periode saja, selanjutnya tidak lagi duduk atau terpilih.

“Masyarakat sekarang sudah tahu apa itu kerja anggota dewan. Dulu waktu sebelum jadi angggota dewan, acara kematian ada terus. Setelah jadi anggota dewan mulai alasan sibuk, yaa itu tidak lama. Ingat, sekali saja seorang rakyat tidak percaya dia akan sebarkan ke orang lain, yakinlah dia akan menyebar semacam virus,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga menyatakan prediksinya untuk tahun Pemilu Legilatif (Pileg) tahun 2024 mendatang. Dimana kata dia, partai besar tidak lagi terlampau dominan, karena di dalam partai-partai besar justru korupsi ada di di situ atau koruptor justru tersebar di semua partai-partai besar. (ion)

Baca Juga:  Warga Lapau Tempuh Jarak 25 Km ke TPS

Komentar