Mahasiswa KKN 47 UMM Sosialisasi Door to Door tentang Kesiapan Pandemi COVID-19 di Desa Hamba Praing

oleh -16 views
KKN UMM

Dimasa pandemi seperti ini mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang menjalankan program kampus yaitu Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM).

Salah satu kegiatan yang diadakan adalah sosialisasi door to door tentang mewaspadai Covid-19 pada hari selasa (29/9) di Desa Hamba Praing.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat desa Hamba Praing agar lebih berhati-hati dan tetap menjalankan protokol yang ada.

“Kegiatan sosialisasi dengan mendatangi door to door ke rumah warga desa memudahkan kami untuk mengedukasi warga agar mengerti bagaimana menghadapi Covid-19 di masa New Normal,” ujar Indah selaku koordinator kelompok PMM 47 di Sumba Timur khususnya di Desa Hamba Praing.

Desa Hamba Praing masih terbilang daerah yang belum rawan dengan penyebaran Covid-19 karena desa Hamba Praing jauh dari kota Waingapu, dan warga sekitar masih terbilang sangat aktif melakukan kegiatan sehari-hari terutama bekerja.

Baca Juga:  Satgas Covid -19 Sumba Timur Kirim 21 Specimen SWAB ke Kupang

Penyesuaian diri dengan tatanan barulah yang menyebabkan mereka sedikit mengalami hambatan karena kurang terbiasa. Seperti yang telah diketahui bahwa masyarakat Indonesia belum siap menghadapi era New Normal karena kurangnya pemahaman masyarakat. Hal tersebut tentu saja menjadi polemik hingga saat ini.

New Normal merupakan sebuah program tatanan baru agar mampu beradaptasi dengan Covid-19. Hingga saat ini kenaikan angka penyakit tersebut terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Akibatnya tentu saja berpengaruh terhadap kegiatan sehari-hari. Sehingga alasan akan dilaksanakan New normal adalah agar aktivitas dapat kembali normal namun tentu saja harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ada.

Kami memberikan edukasi bagaiman agar warga dapat timbul kesadaran dan dapat membiasakan diri menaati protokol yang sudah dianjurkan pemerintah. Dimana masyarakat harus berdamai dengan Covid-19, agar kegiatan sehari-hari tetap dapat dilaksanakan seperti biasa dan juga tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Serta juga bagaimana cara masyarakat menyikapi agar kondisi yang seperti ini malah tidak menambah penyebaran covid-19.

Baca Juga:  Waspada, Tiga Warga Waingapu Positif Covid-19, Satu Diantaranya Anak Delapan Tahun

Harapannya adalah agar perekonomian Indonesia terutama perekonomian di Sumba Timur tidak terus menurun karena pandemi Covid-19 dan masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa mulai dari sekolah dan bekerja.

Masyarakat siap akan mulai belajar beradaptasi agar kegiatan dan aktivitas dapat kembali menjadi normal. Tim PMM UMM selalu mengingatkan kepada masyarakat agar selalu tetap mematuhi protokol kesehatan. Tim PMM UMM yakin bahwa mereka perlahan akan sadar betapa pentingnya melaksanakan anjuran pemerintah.[*]

Penulis: Indah Hafivah Aprilia, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Komentar