Waspada, Delapan Dari 22 Kecamatan Di Sumba Timur Zona Merah Covid-19

oleh -787 views
Chrisnawan T. Haryantana

Waingapu.Com – Kewaspadaan warga Sumba Timur (Sumtim) terhadap penyebaran dan penularan Covid-19 hendaknya tak lagi sebatas kata. Mewaspadainya dengan setia menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir plus menjaga jarak dan menjauhi serta tidak menciptakan kerumunan. Hingga kini, dari 22 Kecamatan di Sumtim, delapan di antaranya telah berada dalam zona merah penularan Covid-19.

“Ada delapan Kecamatan di Sumba Timur yang terkonfirmasi kasus warganya positif Covid-19. Empat belas kecamatan lainnya belum ada kasus,” ungkap Chrisnawan T. Haryantana, Kepala Dinas Kesehatan Sumtim melalui Sekretaris Dinas, Tinus Njurumbaha, kepada wartawan, Rabu (20/01) malam lalu.

Sebaran Covid-19 Sumba Timur

Tinus yang dihubungi via gawainya itu lebih lanjut menjelaskan kedelapan Kecamatan dimaksud yakni Kecamatan Kota Waingapu, Kambera, Pandawai, Kanatang, Kambata Mapambuhang, Lewa, Umalulu dan Wulla Waijillu. Data ini perhari Rabu (20/01) petang seperti yang terpublish Posko percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, Kota Waingapu dan Kambera miliki kasus positif Covid-19 tertinggi. Kota Waingapu terdapat 90 warga yang masih jalani perawatan dan isolasi sementara 52 warga Kambera juga jalani hal serupa.

Baca Juga:  Di Sumtim: Dana ’Aladin’ Kemenpera Munculkan Polemik

Diberitakan sebelumnya, menyikapi penyebaran dan penularan Covid-19 di Sumtim yang dinilai Pemerintah setempat tidak bisa dikendalikan lagi, Bupati mengeluarkan Surat Edaran Nomor: KESRA. 400/104/I/2021. Meluasnya penyebaran Covid-19 bahkan secara tranmisi lokal, menjadikan perlunya tindakan penegakan protokol kesehatan secara masif untuk mengendalikan atau meminimalkan penyebaran dan penularan.

“Surat Edaran Bupati ini mengatur tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM untuk mengendalikan dan meminimalkan penularan transmisi lokal Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur,” tandas Domu Warandoy, Sekretaris Daerah Sumtim, Sabtu (16/02) lalu. (ion-ped)

Komentar