Bersih-Bersih Pantai, Bidadari Penyelamat Juga Temukan Kondom Bekas di Walakiri

oleh -729 views
Bersih Pantai Walakiri

Waingapu.Com – Aksi simpatik dalam bentuk bersih-bersih pantai Walakiri dari sampah plastik, yang digagas oleh tim Bidadari Penyelamat (BP) Slank Fans Club (SFC) Sumba Timur (Sumtim), Minggu (12/01) pagi hingga menjelang siang lalu, memang telah berakhir. Lebih dari empat karung (kapasitas 50 kg) sampah plastic dalam aneka jenis berhasil dikumpulkan dari pesisir pantai dan kemudian dibawa ke tempat penampungan sampah sementara yang telah disiapkan. Namun yang kemudian masih sempat menjadi perbicangan di antara anggota BP dan juga SFC adalah ditemukan ceceran kondom bekas pakai di beberapa titik pinggiran pantai.

“Tadi saya pertama lihat sampah jenis bekas karung plastic gitu, lalu saya angkat, ee tidak tahunya di bawahnya ada banyak kondom bekas pakai, saya langsung angkat isi di karung bersama sampah lainnya,” jelas Dennis Ardian, salah satu anggota SFC Sumtim, saat istirahat makan siang pascamelakukan aksi bersih-bersih pantai.Dennis yang kala itu didampingi sejumlah rekannya, juga menambahkan ‘balon istimewa’ bekas itu juga ditemukan di bagian timur pantai, tepat dibawah sebuah sebuah tikar dan karpet kumal.

Baca Juga:  Dari Jalanan, Solidaritas OI, SFC, dan Saka Bhayangkara Gaungkan Spirit ‘SELINGKUH’
Bersih Pantai Walakiri

“Saya dengan Dartha kaget juga ternyata masih ada, pikirnya tadi hanya di bawah karung bekas, ee kemudian ada lagi,” timpalnya dengan senyum terkulum.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi simpatik ini digagas oleh BP Sumtim. Aksi ini diharapkan bisa meminimalisir keberadaan sampah plastic di kawasan wisata pantai Walakiri. Karena pantai ini kini kian ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah di Nusantara bahkan Mancanegara.

“Ramainya kunjungan wsiatawan sudah tentu berdampak pada tingginya sampah yang dihasilkan. Untuk itu perlu kesadaran semua pihak untuk memperlakukan sampah semestinya atau tidak membuangnya disembarang tempat. Aaplagi sampah plastik akan sangat sulit terurai secara alamiah,” tandas Budiyanto alias Budbud, koordinator BP SFC Sumtim. (ped-ion)

Baca Juga:  SFC Sumba Timur, TK Pembina & Kecamatan Kambera Sepakat Buat Kebun Kelor

Komentar