‘Bidadari Penyelamat’ SFC Sumba Timur Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Walakiri

oleh -155 views
Peduli Lingkungan

Waingapu.Com – Setelah nginap semalaman bersama pengurus dan anggota Slank Fans Club (SFC) Sumba Timur (Sumtim) di salah satu villa tidak jauh dari pesisir pantai Walakiri, Sabtu (11/01), pagi hari tepatnya Minggu (12/01) sekira pukul 09:00 WITA, ‘Bidadari Penyelamat-SFC’ melakukan aksi simpatik. Aneka jenis sampah plastic di pesisir pantai yang instagramable dengan pesona dance mangrove serta pasir putihnya nan lembut itu, dipungut dan dikumpulkan oleh para bidadari.

Yaa, dua puluhan bidadari yang tergabung dalam Bidadari Penyelamat (BP) yakni sebutan untuk tim pengamanan internal dalam wadah atau organisasi SFC itu, selama lebih dari dua jam melakukan aksi simpatik. Para Slankers dan Slanky dari aneka profesi dan latar belakang usia, juga berbaur bersama dalam aksi itu.

Baca Juga:  Peduli Kampung Deke, SFC Sumba Timur Antarkan Donasi Spontan
Peduli Lingkungan

“Kami dari BP menggagas kegiatan ini sebagai bentuk nyata dari kepedulian pada kelestarian alam dan lingkungan. Kali ini kami secara khusus melakukan aksi bersih-bersih pantai Walakiri dari sampah plastic. Harapan kami langkah ini bisa meminalisir sampah plastik, dan juga bisa menjadi contoh bagi elemen lainnya untuk peduli kebersihan dan keasrian pantai ini,” jelas Budiyanto, koordinator BP Sumtim, yang akrab disapa Budbud oleh rekan-rekannya sesama Slankers.

Peduli Lingkungan

Lebih lanjut Budbud yang didampingi Ipul Rastafara alias Slep, kepada media ini menuturkan, langkah simpatik seperti ini bukanlah yang pertama namun akan berkelanjutan di lokasi-lokasi lainnya di Sumtim. “Kali ini di pantai Walakiri, bisa saja ke depannya di lokasi-lokasi lainnya. Kami berharap pengunjung lokasi wisata membuang sampah pada tempatnya, semuanya itu untuk kesehatan bersama juga tentu untuk keasrian dan kelestarian lingkungan,” timpal Slep.

Baca Juga:  Sinergi Dengan Ragam Elemen, SFC Sumba Timur Siap Gelar Parade Band
Peduli Lingkungan

Dalam aksi simpatik itu, lebih dari empat karung sampah plastic berhasil dikumpulkan dan kemudian diitempatkan pada posisi semestinya. “Kami memang kumpulan individu yang kadang dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Tapi tak apa, yang penting kami tidak pernah menyusahkan orang, dan tetap pada prinsip kami untuk selalu Peace, Love, Unity, Respect atau PLUR, baik pada alam, lingkungan dan sesama manusia,” ungkap Dennis, salah satu anggota BP semabri memungut sampah gelas dan botol plastic yang nampah kembali ada di salah satu lopo, padahal belum sampai 10 menit dibersihkan oleh anggota BP dan SFC. (ion-ped)

Komentar