Bupati Sumba Timur Harapkan Peran Tokoh Agama ‘Memerangi’ Pandemi Covid -19

oleh -187 views
Khristofel A. Praing

Waingapu.Com – Hingga kini Covid-19 masih menjadi pandemi global dan mempengaruhi sejumlah sektor kehidupan. Menyikapi hal itu perlu sinergitas semua elemen untuk meminimalisir dan bahkan memeranginya. Tokoh Agama (Toga) juga menjadi elemen penting dalam ‘perang’ terhadap penyebaran virus yang awalnya ditemukan dan menyebar di Wuhan – Tiongkok itu. Bupati Sumba Timur (Sumtim) – NTT, Khristofel Praing tetap menaruh harapan yang tinggi pada peran serta Toga dalam menyikapi pandemi dimaksud.

“Khusus bagi para rohaniawan, alim ulama, bahwa Pemerintah sungguh berharap untuk para rohaniawan dan alim ulama terus mendoakan agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Karena hanya dengan kerja sama kita semua, baik itu tokoh agama, pemerintah maupun masyarakat, dengan doa yang sungguh, kemurahan Tuhan sungguh nyata. Dan kita yakini dan imani bahwa semuanya itu akan teratasi,” ungkap Khristofel kepada wartawan beberapa hari lalu.

Baca Juga:  PERKEMI Sumba Timur Miliki Ketum Baru, Ini Sekilas Programnya

Sebelumnya Khristofel juga menegaskan agar para Camat dan Lurah, RT dan RW agar tetap melakukan pemantauan diwilayahnya masing-masing. Terutama melakukan pemantauan kepada warya yang baru tiba dari luar daerah, agar sedapat mungkin melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari. Tak hanya itu, mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sumtim itu juga mengharapkan peran aparatur pemerintah hingga ketingkat RT untuk menegakan penerapan protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Jangan lengah atau abai, tetap terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari. Tetap pakai masker, cuci tangan, jauhi kerumunan dan jaga jarak,” tandasnya.

Untuk diketahui, data yang terpublish oleh Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumtim Kamis (20/05) pukul 19:00 WITA lalu menyebutkan, kembali terjadi kasus meninggal dunia dan terkonfirmasi terpapar positif Covid-19. Korban kali ini juga berasal dari Kecamatan Kota Waingapu, dan telah dimakamkan sesuai Protap pemakaman korban Covid-19. Dengan kasus ini jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 44 kasus.

Baca Juga:  Belalang Kembara Tersebar & Menyerang 22 Kecamatan di Sumba Timur

Masih dari sumber data yang sama disebutkan, terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak delapan kasus. Dimana dua kasus berasal dari Kecamatan Lewa dan enam sisanya dari Kecamatan Kota Waingapu. Kabar gembira juga diungkapkan oleh Posko, yakni sebanyak 10 kasus dinyatakan sembuh. Kesepuluh kasus yang dinyatakan sembuh masing-masing berasal dari Kecamatan Lewa dan Pahunga Lodu, masing-masing dua orang, dan Kambera enam orang. Kesemua kasus sembuh ini sebelumnya menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing. (ion)

Komentar