Perangi Pandemi Covid-19, Kejari Sumba Timur Gelar Vaksinasi Untuk Umum

oleh -104 views
Vaksinasi Massal Kejari Sumba Timur

Waingapu.Com – Pandemi Covid-19 hingga kini belum juga usai. Kesadaran warga untuk menerapkan Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir juga mengurangi mobilitas dan kerumunan hingga kini terus digalakkan ragam elemen. Langkah yang juga penting adalah vaksinasi. Terkait dengan hal itu, Kejaksaan Negeri Sumba Timur, menggelar vaksinasi untuk masyarakat umum, Jumat (20/08) pagi hingga siang hari lalu.

“Hari ini kami plannya layani 200 warga. Namun yang terdata dan terlayani 164 warga yang siap untuk divaksinasi. Ini Vaksinasi tahap satu, kegiatan ini diharapkan bisa membantu dalam memutus mata rantai sebaran Covid-19 di Sumba Timur,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumba Timur, Okto Rikardo melalui Kasie. Intel, Doniel Ferdinand di seputaran meja pendaftaran dan verifikasi penerima vaksin di pelataran kantor Kejari setempat.

Baca Juga:  Camat Kambera Tegaskan Wilayahnya Zona Merah Sebaran Covid-19
Vaksinasi Massal Kejari Sumba Timur

Okto Rikardo yang kala itu didampigi Doniel di sela-sela memantau pelaksanaan vaksinasi, nampak sumringah dan menyapa warga dengan hangat.

“Warga antusias untuk ikut vaksin, dan yang juga penting warga tertib hingga akhir pelaksanaan nanti,” tandasnya.

Pelaksanaan vaksinasi dosis pertama di Kejari Sumba Timur kali ini menggunakan vaksin jenis Astra Zeneca. Kegiatan ini sendiri merupakan kerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat dan melibatkan tim vaksinator dari Puskesmas Waingapu yang dipimpin oleh Dokter Wiliam Wongkar. Hingga berakhirnya kegiatan tidak ada warga yang alami keluhan atau gejala mencemaskan pasca menerima vaksin. Masyarakat yang dilayani juga bervariasi mulai dari usia 18 tahun ke atas.

Baca Juga:  Tiga Konsultan PT. MSM Positif Covid 19, Satgas Ambil 51 Sampel SWAB Karyawan

“Saya rasa tidak apa-apa setelah vaksin. Memang tadi waktu disuntik sakitlah, tapi setelah itu kami di suruh menunggu untuk observasi, tidak ada rasa apa-apa. Hanya setelah terima kartu vaksin, saya rasa lapar dan mengantuk, jadi sebentar pulang rumah, makan terus langsung tidur,” jelas Felly, salah satu penerima vaksin berusia 19 tahun bersama Intan dan Gerald, dua rekannya ketika ditemui di dekat gerbang Kejaksaan setempat. (ion)

Komentar