Sumba Medika Hadirkan Dua Dokter Umum dan Dokter Gigi, Siap Layani Warga Enam Hari Sepekan

oleh
Klinik Pratama Sumba Medika resmi beroperasi. Mewakili Bupati Sumba Timur, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda, Yulius Ngenju menggunting pita didampingi pendiri dan penanggung jawab klinik-Foto Kolase: Waingapu.Com

Waingapu.Com — Fasilitas kesehatan (Faskes) baru, Klinik Pratama Sumba Medika, resmi beroperasi dan siap melayani masyarakat Kota Waingapu melalui tenaga medis lengkap yang disiapkan sejak awal. Klinik ini mengusung konsep pelayanan dekat, cepat, dan profesional.

Dalam penjelasannya kepada wartawan, Direktur Klinik Pratama Sumba Medika, dr. Stefanus Raditya Purba, mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan dua dokter umum, termasuk dirinya dan dr. Merlin Rambu Kaita R. Selain itu, klinik menempatkan drg. Agnys Adriana Gah sebagai dokter gigi. “Kami juga memiliki apoteker dan tenaga perawat yang siap mendukung pelayanan,” ujarnya.

Klinik operasional setiap Senin hingga Sabtu dengan dua sesi layanan. Sesi pagi dibuka pukul 09.00–13.00 WITA dan sesi sore pukul 16.00–20.00 WITA. Pembagian sesi dilakukan untuk memudahkan pasien mendapatkan waktu konsultasi sesuai kebutuhan mereka.

Pembukaan klinik ini ditandai dengan ibadah syukur dan pengguntingan pita oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Sumba Timur, Yulius Ngenju, mewakili Bupati. Acara berlangsung sederhana namun hangat, dihadiri warga dan tokoh masyarakat Matawai.

Menurut dr. Stefanus, keberadaan banyak fasilitas kesehatan bukanlah ancaman, melainkan justru peluang untuk meningkatkan mutu pelayanan. “Semakin banyak faskes tentu menciptakan persaingan yang sehat. Masyarakat bisa menentukan pilihan berdasarkan efektivitas dan kualitas layanan,” tegasnya.

Selain menyediakan layanan kesehatan dasar, klinik ini juga berkomitmen memperkuat edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. dr. Stefanus menegaskan bahwa tag line ‘Sehat Lebih Dekat untuk Semua’ telah menjadi prinsip kerja mereka.

Pendiri klinik, Fransiskus Indra Purba, menceritakan latar belakang pendirian fasilitas ini. Menurutnya, klinik itu sebenarnya dirancang untuk dibuka di kota besar, namun putranya memilih Waingapu sebagai tempat pengabdian. “Dia ingin mengabdi di sini. Karena itu klinik ini kami bangun di Waingapu,” ujarnya.

Klinik ini berdiri strategis di Jalan Ampera, tepat di belakang Kantor Lurah Matawai, sehingga mudah dijangkau masyarakat. Kondisi ini diharapkan memperkaya pilihan masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.

Dengan keberadaan tenaga medis lengkap dan jam pelayanan panjang, Sumba Medika ingin menjadi salah satu pilihan utama warga yang membutuhkan layanan berkualitas dan lebih dekat karena berada di jantung kota.(ion)

Komentar