Kadin NTT Jajaki Investasi Bersama PT. Fresh On Time Seafood & PT. Toba Surimi Indonusantara

oleh
Kadin NTT

Waingapu.Com, Kupang – Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto melakukan pembahasan tentang Potensi Investasi Bidang Perikanan di Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama dengan Bintarna Tardy, owner PT. Fresh On Time Seafood dan PT. Toba Surimi Indonusantara serta sejumlah perusahaan lainnya. Bahasan itu guna penjajakan investasi perikanan di bumi Flobamorata Selasa ( 25/01) lalu via Zoom Meeting.

Bintarna Tardy sendiri adalah seorang investor di bidang perikanan, pabrik pengalengan ikan, pabrik tepung ikan dan pakan. Bahkan disebutkan beberapa produknya sudah masuk di waralaba WALMART yang berlokasi di kawasan Amerika serta Eropa.

Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto, dalam rapat itu juga mengajak beberapa Ketua KADIN daerah lainnya untuk memberitakan potensi investasi oleh masing-masih daerah. Bobby juga menyampaikan kekayaan alam NTT yang ada, baik kultur budaya, adat-istiadat dan juga potensi laut perikanannya yang luar biasa.

Baca Juga:  Buaya Menyerang Lalu Diburu, Prahara Bagi Petani DAS

“Jadi wilayah kita ( NTT_ Red) punya potensi yang luar biasa dalan bidang perikanan, kita punya wilayah laut yang luas dan produksi ikan yang memadai, karena itu hari ini kami mengajak bapak Bintarna yang merupakan salah seorang investor untuk menjajaki kemungkinan beliau bisa menginvestasikan modalnya dalam pengembangan bidang perikanan di NTT,” paparnya

Beberapa Ketua Kadin kabupaten juga menyampaikan dan juga memperkenalkan langsung potensi yang ada di daerahnya seperti Denny Lalitan, Ketua Kadin Alor, yang menyampaikan potensi pariwisata, kelautan, diving dan perikanan. Juga John Kwertayasa Ketua Kadin Lembata yamg menyampaikan industri perikanan yang ada di Lembata yang aktif dan berproduksi, dan potensi perikanan lainnya di Lembata.

Baca Juga:  Ini Pandangan Manajemen PT. MSM Terkait Serikat Pekerja

Harry Japira, Ketua Kadin Sikka yang berpengalaman membuat pabrik pakan ikan, juga menyampaikan sudah adanya dua industri perikanan yang aktif dan berjalan di kabupaten Sikka. Kadin Sikka sebut dia sangat siap menopang dari sisi infrastruktur dan Pelabuhan untuk pengiriman keluar dari kabupaten Sikka. Bony Romas selaku Ketua Kadin Manggarai juga menyampaikan potensi pariwisata dan perikanan di sekitar pulau Mules, ada juga Ketua Kadin Manggarai Timur Firman Demorin, dan yang terakhir Ketua Kadin Manggarai Barat Charles Ang yang memaparkan potensi wilayahnya masing-masing.

Bintarna Tardy menceritakan tentang pengalamannya selama 38 Tahun di bidang perikanan dari belasan pabrik pengalengan ikan sampai ekspor ke Amerika dan Eropa sekaligus mempromosikan Indonesia melalui perikanan. Pihaknya sangat tertarik untuk datang dan berinvestasi di NTT karena itu dibutuhkan beberapa data-data untuk mendukung rencananya.

Baca Juga:  Pembangunan Sumba Timur, Mau ke Mana? Catatan Refleksi Masuknya Investasi di Sumba Timur (Bagian II)

“Saya sangat tertarik untuk berinvestasi di daerah ini setelah mendapat gambaran dari Pak Bobby Lianto beserta beberapa kadin dari berbagai kabupaten yang ada di wilayah NTT, saya melihat bahwa NTT punya potensi dalam pengembangan ekonomi di bidang kelautan dan perikanan,” urai Bintarna Tardy.

Diakhir pertemuan, Ketua Umum Kadin NTT Bobby Lianto, telah menyanggupi untuk memberikan data yang lebih detail tentang NTT, bahkan ia siap untuk mengirim Tim survey yang akan datang ke setiap daerah untuk mengetahui lebih detail potensi dari daerah-daerah yang punya potensi laut menjanjikan. (rut)

Komentar