Kurang dari Sepekan, 2 Warga Sumba Timur Jadi Korban Tenggelam Saat Mencari Hasil Laut

oleh
oleh
Created with GIMP

Waingapu.Com – Kurang dari sepekan 2 warga Kabupaten Sumba Timur, NTT menjadi korban saat mencari ikan di lautan.  Korban pertama yakni Olvianus Ngg. Ana Awang alias Olvi (21) warga Praiwora, Kelurahan Kambadjawa, Kota Waingapu pada Minggu (29/110/2023) dan yang kedua Lukas Luha Rebo alias Bapa Broken (68) warga Laipori, Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai.

Informasi yang diperleh media ini dari Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WLS melalui Kasat Reskrim Iptu Helmi Wildan menyebutkan keduanya murni meninggal dunia karena tenggelam. Hal itu diperkuat dengan keterangan sejumlah saksi plus pemeriksaan luar oleh tim medis karena keengganan keluarga korban untuk  melakukan autopsi. 

Baca Juga:  Ternyata, Gugatan Perdata Pada Koperasi Amanda Masih Antri
Created with GIMP

Olvi ditemukan oleh warga yang mencari keberadaannya bersama teman serta kerabatnya, paska diketahui tidak pulang ke rumah setelah sebelumnya sempat mencari ikan di wilayah belalkang Kantor Pelni-Waingapu. Korban yang kemudian diketahui punya riwayat penyakit epilepsi itu ditemukan oleh Andri bersama Andar, warga Kampung Bugis yang melakukan penyelaman untuk bantu keluarga korban.

“Saksi Andri menemukan korban Olvi dalam keadaan terbujur kaku di dasar air dengan kedalaman sekitar 3 meter. Setelah itu Andri meminta Andar untuk bantu mengangkat tubuh Olvi dari dasar dan selanjutnya bersama warga lainnya korban dibawa ke  RSUD Umbu Rara Meha,” jelas Helmi.

Korban tenggelam lainnya yakni Bapa Broken juga diduga kuat tenggelam karena alami kelelahan saat mencari ikan di Laut Laipori, Jumat (3/11/2023) sekira pukul 15.00 WITA. Sebelumnya korban meninggalkan rumahnya pada pukul 11 siang, dan paginya masih sempat mengkonsumsi miras. 

Baca Juga:  AA dan YD,  2 Pemuda Lewa yang Memilih Akhiri Hidupnya dengan Cara Tragis

Jazad korban pertama kali ditemukan oleh warga dari luar desa yang berwisata di pantai. Hal itu dikatakan oleh Iptu Helmi Wildan berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang merupakan wisatawan lokal yang sebenarnya bersiap – siap untuk kembali ke rumah. 

“Benar terjadi penemuan jenazah korban tenggelam di Pantai Laipori. Korban telah dievakuasi ke rumah duka keluarga oleh warga dan aparat Polsek Pandawai dibawah pimpinan Kapolsek Pandawai Ipda Frensen E. Bingkiuk,” tandas Helmi.

Helmi lebih jauh menjelaskan, aparat telah mengambil keterangan dari  3 saksi asal Kelurahan Lambanapu, Kecamatan Kambera yang lagi berwisata. Merekalah yang pertama kali melihat jazad korban terapung sekitar 50 meter dari bibir pantai Laipori. Keluarga korban juga sempat diambil keternagannya. Korban telah disemayamkan ke rumah duka dan pihak keluarga menerima peristiwa itu dengan ikhlas sebagai kehendak Tuhan hingga enggan untuk dilakukan autopsi,” pungkas Helmi. (ped/ion) 

Baca Juga:  Kebun Sayurnya Tergenang Air, Warga Kapuaratu Sumba Timur Mohonkan Solusi

Komentar